Close
Sorry template does not publish
For Personal
Search
Search engine adalah mesin pencari, mesin penelusur, dan mesin pelacak. Anda bisa menggunakannya untuk mencari apa saja informasi yang dibutuhkan, di blog ini. Terimakasih.....
Start
Viandra News
Official Site
Music
Mozilla
Post
Category
Twitter
Facebook
Twitter
Download
Google
Skype
Setting
Music
Apps

Minggu, 28 Maret 2010

Author
Home
Judul
Url
Hari
Tag
: viandra minerva
: Viandranews
: Dua Siswa SMP Sidoarjo Ujian di Ruang Tahanan
: https://viandranews.blogspot.com/2010/03/dua-siswa-smp-sidoarjo-ujian-di-ruang.html
: Minggu, 28 Maret 2010
:

Dua Siswa SMP Sidoarjo Ujian di Ruang Tahanan

Viandranews, Sidoarjo - Dua siswa Sekolah Menengah Pertama di Sidoarjo akan mengikuti ujian nasional di Markas Kepolisian Resor Sidoarjo. Kedua siswa ditahan lantaran terlibat tindakan kriminalitas pencurian. Sebelumnya, aparat kepolisian mengizinkan kedua tersangka membawa buku pelajaran di ruang tahanan untuk belajar.

" Mereka ditahan untuk kepentingan penyidikan, " kata Kepala Bagian Bina Mitra Kepolisian Resor Sidoarjo, Komisaris Mohammad Fathoni, Ahad (28/3).

Pelaksanaan ujian akan diawasi oleh guru, tim pengawas independen dan petugas kepolisian. Menurutnya, pelaksanaan ujian di dalam tahanan sesuai dengan aturan yang berlaku. Sedangkan untuk mengamankan naskah ujian nasional, sebanyak 117 polisi diturunkan untuk pengawalan naskah ujian. Selain itu, setiap sekolah dijaga satu polisi.

Fathoni juga menyiapkan gudang penyimpanan naskah ujian di markas kepolisian setempat. Sejumlah aparat kepolisian akan disiagakan menjaga pengamanan naskah ujian sebelum didistribusikan ke setiap sekolah. Secara tegas ia menyatakan akan menindak jika terjadi kebocoran soal ujian nasional yang dikategorikan sebagai rahasia negara ini.

Kepala bidang pendidikan menengah Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, Ani Kadarwati mengatakan akan melakukan pengawasan selama pelaksanaan ujian nasional. Tujuannya, untuk mencegah praktik kecurangan dalam ujian nasional mendatang. "Para guru dan pengawas menjalani sumpah agar jujur dalam melaksanakan ujian," katanya.

Jika ditemukan praktik kecurangan, Dinas Pendidikan akan menjatuhi hukuman berat. Sanksi tegas ini akan dijatuhkan bagi guru atau siswa yang nakal dan berbuat curang. Sedangkan bagi siswa yang sakit juga tetap akan menjalani ujian di rumah sakit atau unit kesehatan sekolah setempat. Ujian nasional Sekolah Menengah Pertama di Sidoarjo diikuti sebanyak 23.979 dan siswa Madrasah Tsanawiyah 4.977 siswa.
x

Posting Komentar

 

Viandra News Copyright © 2011 | Template design by HenVertech | Powered by HenVertech Indonesia
Best viewed ini Download Mozilla 12|Gooqla Chrome+